Bocor Dihantam Gelombang, Kapal Motor 20GT Milik Warga Pulau Laut Natuna Hampir TenggelamÂ
Jumat, 09 Agustus 2019 - 09:02:36 WIB
SULUHRIAU, Natuna - Sebuah kapal KM Sumber Anugrah berukuran 20GT milik Warman, warga Kecamatan Pulau Laut, hampir tenggelam karena mengalami kebocoran di lambung kapal akibat hantaman gelombang disekitar lokasi Karang Bunta tepatnya antara Kecamatan Pulau Laut dengan Pulau Seluan Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (8/8/2019).
Untung kapal tersebut cepat tertolong setelah sejumlah tim penyelamat gabungan terdiri dari Pihak Dishub Natuna, Basarnas Natuna, TNI AL dan Polairut Natuna meluncur kelokasi kejadian.
Juga ada upaya pertolongan yang dikerahkan dari Kecamatan Pulau Laut dengan mengirimkan satu buah KM. Raja Haji Fisabilillah membawa regu penyelamat dari unsur masyarakat berjumlah 14 orang. Kemudian KRI John Lie 358 yang tengah bersandar di Pelabuhan Sabang Mawang, Pulau Tiga dan KAL Bunguran juga dikerahkan untuk menolong kapal pompong yang hampir tenggelam.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan ( SAR) Natuna, Mexianus Bekabel di kantornya bahwa, kapal tersebut membawa beberapa orang penumpang dan sejumlah hewan kurban dari kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan.
“Kapal sudah berhasil ditarik dan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,†ujar Kepala Kantor Basarnas Kabupaten Natuna Mexianus Bekabel dikantornya didampingi oleh Kadishub Iskandar DJ dan Kadis Damkar Natuna Syawal Saleh.
Mexi juga mengungkapkan kronologis kejadian bahwa kapal pompong tersebut bertolak dari Pulau Laut menuju Pulau Seloan, ditengah perjalanan, kapal dihantam gelombang dan mengalami kebocoran dilambung depan dan air yang masuk tidak lagi tersedot dan akhirnya mesin kapal mati terendam air, akhirnya terapung hampir tenggelam disekitar areal lokasi Karang Bunta.
“Kapal itu diperkirakan sedang membawa sekitar 15 orang, diantaranya satu orang kapten, dua orang ABK, serta 12 orang penumpang anggota Pamsimas dan empat ekor sapi masuk dalam muatan kapal itu†ungkap mexi.
Kapal tersebut dievakuasi dengan menggunakan KM. Fisabilillah dan dilabuhkan diperairan Pelabuhan Tanjung Batu Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna dengan selamat dan tidak ada menelan korban jiwa.(helim)
, Natuna - Sebuah kapal KM Sumber Anugrah berukuran 20GT milik Warman, warga Kecamatan Pulau Laut, hampir tenggelam karena mengalami kebocoran di lambung kapal akibat hantaman gelombang disekitar lokasi Karang Bunta tepatnya antara Kecamatan Pulau Laut dengan Pulau Seluan Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (8/8/2019).
Untung kapal tersebut cepat tertolong setelah sejumlah tim penyelamat gabungan terdiri dari Pihak Dishub Natuna, Basarnas Natuna, TNI AL dan Polairut Natuna meluncur kelokasi kejadian.
Juga ada upaya pertolongan yang dikerahkan dari Kecamatan Pulau Laut dengan mengirimkan satu buah KM. Raja Haji Fisabilillah membawa regu penyelamat dari unsur masyarakat berjumlah 14 orang. Kemudian KRI John Lie 358 yang tengah bersandar di Pelabuhan Sabang Mawang, Pulau Tiga dan KAL Bunguran juga dikerahkan untuk menolong kapal pompong yang hampir tenggelam.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan ( SAR) Natuna, Mexianus Bekabel di kantornya bahwa, kapal tersebut membawa beberapa orang penumpang dan sejumlah hewan kurban dari kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan.
“Kapal sudah berhasil ditarik dan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,†ujar Kepala Kantor Basarnas Kabupaten Natuna Mexianus Bekabel dikantornya didampingi oleh Kadishub Iskandar DJ dan Kadis Damkar Natuna Syawal Saleh.
Mexi juga mengungkapkan kronologis kejadian bahwa kapal pompong tersebut bertolak dari Pulau Laut menuju Pulau Seloan, ditengah perjalanan, kapal dihantam gelombang dan mengalami kebocoran dilambung depan dan air yang masuk tidak lagi tersedot dan akhirnya mesin kapal mati terendam air, akhirnya terapung hampir tenggelam disekitar areal lokasi Karang Bunta.
“Kapal itu diperkirakan sedang membawa sekitar 15 orang, diantaranya satu orang kapten, dua orang ABK, serta 12 orang penumpang anggota Pamsimas dan empat ekor sapi masuk dalam muatan kapal itu†ungkap mexi.
Kapal tersebut dievakuasi dengan menggunakan KM. Fisabilillah dan dilabuhkan diperairan Pelabuhan Tanjung Batu Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna dengan selamat dan tidak ada menelan korban jiwa.(helim)
Komentar Anda :